Friday, April 30, 2010

MENTARI HIDUP.....


"kasih sayang Allah meliputi langit dan bumi,malahan meliputi seluruh alam semesta ini"
Teringat penulis pada kisah seorang hamba Allah pada zaman kenabian sebelum nabi s.a.w.. Hamba Allah s.w.t. ini melakukan dosa lalu ia pergi berjumpa dengan nabi (Nabi pada zaman itu) lalu meminta agar nabi a.s. memohon kepada Allah s.w.t. agar dosa-dosanya diampunkan dan taubatnya diterima..Lalu tidak beberapa lama kemudian,Hamba Allah ini kembali kepada nabi a.s. lalu meminta agar nabi itu memohon kepada Allah s.w.t. agar mengampunkan dosanya dan menerima taubatnya kerana hamba Allah ini telah melakukan kesalahan itu lagi... dan begitulah seterusnya, berulang kali berjumpa nabi tersebut dan meminta nabi itu melakukan perkara yang sama setiap kali dia melakukan dosa yang sama..lalu Allah s.w.t.. meminta agar nabi a.s. menegur perbuatan hamba Allah tersebut, taubatnya tidak ISTIQAMAH..
Dipanggilnya hamba Allah ini oleh nabi a.s.. lalu diberikan peringatan dan lalu dinyatakan Allah s.w.t.. memurkai perbuatannya. Menangislah hamba Allah ini sepanjang ia berjalan, lalu ia mengangkat tangan dan memohon pada Allah s.w.t.. "wahai tuhanku sudah habiskan rahmat dan kasih sayangmu untuk mengampuni dosa-dosaku?"

Keesokkan harinya, hamba Allah ini dipanggil lagi oleh Nabi tersebut, lalu baginda menyampaikan pesanan Allah s.w.t. pada hamba Allah tersebut.. "Sesungguhnya rahmat,kasih sayang Allah meliputi langit dan bumi dan seluruh Alam ciptaanya, andaikata dosamu sebesar gunung sekalipun sudah tentu Allah s.w.t akan mengampunkannya selagimana engkau memohon padaNYA" SUBHANALLAH….maha pengasih dan penyayangnya ALLAH pada hambanya..

Kala senja itu tiba
Kutermenung sendirian
Terasa diriku ini jauh dari rahmat Tuhan
Dosa yang aku lakukan
Menerjah ruang fikiran
Masihkah ada untukku keampunan

Gelap rasa dunia ini
Tanpa cahaya Ilahi
Baru kini kusedari
Jalan yang aku lalui
Memusnah pedoman hidup
Melempar hatiku ini ke lembah kehinaan

Dalam kegelapan itu
Terbit cahaya dari-Mu
Memandu hamba-Mu menuju iman
Menginsafi diri dengan ketaqwaan dan kesabaran

Kau terangi jalanku menuju syurga-Mu
Dan Kau tunjuki dengan hidayah-Mu
Hanyalah pada-Mu kuhadapkan diri
Mohon keampunan

Wahai Yang Maha Pengasih
Bantulah hamba-Mu ini
Yang kian terumbang-ambing
Di dalam arus duniawi
Kuberdoa kepada-Mu
Memohon limpah rahmat-Mu
Mentari hidupku kan bersinar kembali "

Untuk hati yang parah dan mencari jalan pulang…menangislah tika sujud menembah ilahi, menangislah tika mengenang dosa-dosa yang dilakukan, rasakan kehinaan sebagai seorang hamba, SESUNGGUHNYA HIDUPKU,HATIKU,JIHADKU,DAN MATIKU HANYA UNTUK ALLAH.. INGATLAH, rahmat dan kasih sayang Allah sangat luas,dan Allah s.w.t.. sentiasa mengampunkan dosa hamba-hambaNYA, kembalilah pada jalan yang HAQ, pulanglah ke jalan yang diredhai Allah, jalan pulang itu masih terbuka sehinggalah berpisahnya jasad dan roh...

Thursday, April 29, 2010

QAULAN SADIDAN

Bismillahirrahmanirrahim….

Alhamdulillah…segala puji bagi Allah, akhirnya kali ini dapat juga meng’update’ blog yang penulis kira telah ‘bersarang’ nasib baik tak dimakan anai-anai hehe…entahlah tiba-tiba terasa rindu untuk menulis..emmm seorang sahabat penulis bertanya, Qaulansadidan.blogsot? apa maksud qaulan sadidan? So, untuk entry kali ni penulis nak berkongsi sedikit tentang qaulan sadidan…


Seorang penulis Jerman Annemarie Schimmel, mengulas tentang kekuatan kata:

“Kata yang baik laksana pohon yang baik. Kata diyakini sebagai suatu kekuatan kreatif oleh sebagian besar agama di dunia. Katalah yang mengantarkan wahyu. Kata diamanahkan kepada umat manusia sebagai amanah yang harus dijaga; jangan sampai ada yang teraniaya, terfitnah, atau terbunuh oleh kata-kata.”

Begitu besar peranan kata-kata terutama tugas sebagai seorang daie, akitviti dakwah sangat didominasi oleh penyampaian kata-kata kerana sasaran kita adalah akal manusia itu sendiri. Penyampaian kata-kata yang benar & telus memudahkan proses dakwah bahkan dengan cara ini juga lah Islam tersebar ulung sehingga ke hari ini..


Firman Allah dalam surah An-Nisa:9 “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Qaulan Sadida –perkataan yang benar” (QS. 4:9)

Qaulan sadidan bermaksud ‘perkataan / ucapan yang benar’. Bertepatan dengan komunikasi Islam yang seharusnya benar, jujur, tidak berbohong dan juga tidak memanupulasi fakta.

Dan jauhilah perkataan-perkataan dusta” (QS. Al-Hajj:30).

Hendaklah kamu berpegang pada kebenaran (shidqi) karena sesungguhnya kebenaran itu memimpin kepada kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga” (HR. Muttafaq ‘Alaih).

“Dan berkatalah kamu kepada semua manusia dengan cara yang baik” (QS. Al-Baqarah:83).


Semoga kehadiran blog ini dapat penulis jadikan wadah dalam penyampaian / perkongsian ilmu walaupun sedikit kerana penulis yakin semua itu mendapat ganjaran di sisi Allah SWT walaupun sedikit….siiru ala barakatillah….


Ya-ayyuhalladzina amanuttaqullahu wa qulu qaulan sadidan yaslih lakum a'amalakum wa taghfirlakum dhunubakum wa man yuti ' illah wa rasulahu faqad faza fauzan azima.
(Muslim )
" O Believers ! Fear God constantly; and utter what is fair and sound God, then, will rectify your deeds and cover up your sins with forgiveness; and whosoever obeys Allah and His Messenger, he indeed shall secure a glorious success".

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...