Tuesday, September 29, 2015

Decisions

Bismillah Walhamdulillah.

Yes or Not?
Going or not going?
Proceed or not?
Accept or Reject?
Indeed, Life is all about choosing!

From the smallest things to the biggest matter
We have to decide, make a choice
Which one is better
Which one is good for us
Sometimes, I afraid to do some decisions
Sometimes, I confused which one is good for me
I'm scared to take a risk in my life
I'm too afraid to regret in the future

Today, or very soon
I must make a decision which is going to affect my whole life
And only to Him, I ask for a guidance
To help me to choose rightly, choose the right path in my life
Whatever happen, grant me the humble obedience to accept it
Dear Allah...show me the way..


Friday, August 28, 2015

Hoping for the Best

Bismillah Walhamdulillah

Setiap kali buka facebook, instagram, tweeter, moments wechat
Pasti akan ada baca post2 bahagia teman2
Bermacam-macam gaya
Pelbagai cerita
Jika berjaya, atau mendapat nikmat
Saya tumpang gembira, Alhamdulillah buat kalian
Jika post itu bernada sedih
Saya juga ikut bersedih, mendoakan yang terbaik untuk kalian
Jika post2 itu berbaur amarah, caki maki
Saya cuma beristighfar dalam hati, memohon agar kita diampunkan

Walau apa pun post2 teman2
Sebenarnya saya tidak kisah
Saya sedaya upaya untuk tidak 'judge' post2 anda
Jauh sekali untuk merasa cemburu atas apa yang kalian ada
Kerana saya yakin, bahagian saya juga pasti ada
Juga, tidak sesekali saya melabel kalian dengan apa2 label sekali pun
Kerana saya rasa, kita sama2 insan yang akan cuba perbaiki diri
Masing2 pernah berbuat silap dan salah

Rasanya saya bukan teman cyber yang baik dalam memberi komen terbaik 
Terkadang jari jemari saya kaku untuk membalas setiap komen2 anda
Bimbang andai ada hati yang akan terluka, atau pun ada yang tidak senang dengan ayat2 saya
Sebab itu ada masanya saya memilih untuk senyap
Senyapnya saya bukanlah bermakna saya tidak peduli
Ataupun, saya menjauhkan diri, tidak mahu diusik
Cuma, terkadang saya rasa itu yang terbaik

Dalam diamnya saya
Sungguh, saya mendoakan kalian
Semoga Allah merahmati semua teman2 walau di mana anda berada
Dikurniakan hati yang bahagia, sejahtera
Dipermudahkan segala apa urusan kalian
Tercapai segala hajat
Dipertemukan syurga di penghujung jalan kelak
Di mana pun anda berada
Walau apa pun yang anda lakukan
Walau dengan siapa anda saat ini
Semoga semuanya yang terbaik buat kalian
Truly, i'm hoping for the best for all of you
Seeru 'ala barakatillah...


Wednesday, August 19, 2015

It's Okay! That's Life

Day by day, I realized that
Actually our life is just like a long distance race
During the race, sometimes I'm running
Speeeding up. fastly
Leading in front the others
But, somehow I'm just walking
Pretty slow
Tired, exhausted and really want to stop
And I saw many people passed me over
I told to myself
It's okay, keep moving 
So, I keep going, again and again

Ya, that's a life!
Sometimes we're in the lead
Sometimes, we're fall behind
Being in the lead or hanging behind doesn't make us to brag or give up
Because we still have a long way to go, maybe
So, even if we fall behind
It;s okay!
It's worthwhile
It's always worth in the end
Just put our faith in God
In Sha Allah..






Monday, August 10, 2015

Bahana Lidah

Bismillah Walhamdulillah.

Bahana lidah
Terkadang amat kejam
Benar, lidah itu lebih bisa dari mata pedang
Jika tidak dikawal, lidah itu mampu 'membunuh'!
Hanya dengan satu ayat sahaja,
Sudah mampu mengguris hati dan lukanya berbekas selamanya
Namun, hanya dengan satu ayat juga
Mungkin mampu menghapus duka dalam dada
Itu bahana lidah.

Hadis qudsi ada menagatakan
Jika tidak mampu berkata yang baik
Lebih baik berdiam saja
Benar, diam itu lebih baik
Namun, jangan biar diam itu membatu, kosong
Biarkan diam itu jadi bicara dengan pemilik jiwa
Koreksi diri, agar tiada hati yang tersakiti.

Kita manusia
Sering lupa, selalu lalai
Lantas ada hati yang terluka tanpa kita sedari
Ada bicara yang tidak perlu diluah, namun terluah juga
Ada cerita yang tersalah dan mengaibkan
Akhirnya, gelora penyesalan membadai jiwa. kesal!

Duhai Tuhan, pemilik jiwa
Mohon jagakan lidah ini, jiwa ini, hati ini
Agar tiada hati-hati yang terluka dek kelemahan diri 
Secara sedar, mahupun di luar sedar
Agar setiap bait kata yang lahir dari lidah ini
Semuanya membuah kebaikan, manfaat
Jadikan setiap tutur ini penuh hikmah
Agar tutur ini jadi penawar, pengubat hati, penenang insan lain
Aminnnn...


Tuesday, August 4, 2015

Usah tinggalkan saya!

Bismillah Walhamdulillah..

Semalam teman baik saya berkata, "Yanti, saya dapat kerja dekat sibu, lepas raya start kerja!"
Saya mengucap syukur, Alhamdulillah.. tahniah!
Namun, tidak dapat saya nafikan, saya juga sedih
Maksudnya, teman saya itu akan pindah ke Sibu
Meninggalkan saya seorang diri lagi di sini
Saya akan ditinggalkan

Saya pujuk diri sendiri
Allah kan ada
Teman-teman lain juga akan ada
Namun, saya masih bersedih
Walau jika difikir-fikir, saya sudah biasa melalui perpisahan
Terlalu biasa
Tapi, entah mengapa setiap kali ditinggalkan, saya pasti bersedih
Sehinggakan, suatu saat, saya terfikir
Saya tidak mahu lagi ditinggalkan!
Teman, usah tinggalkan saya lagi!

Dalam hidup ini
Teman, datang dan pergi, silih berganti
Datangnya ada yang tanpa diduga
Terkadang perginya juga ada yang tanpa disangka
Ada yang meninggalkan kenangan bahagia
Ada juga yang meninggalkan duka

Jika semalam
Saya menangis kesedihan lantaran hati yang dilukai teman2
Namun, hari ini saya juga bangkit dengan hati yang lapang
Ya, dulu saya sukar memaafkan
Tapi, hari ini saya mampu tersenyum mengucap syukur atas hadirnya kalian dalam hidup saya
Walau bagaimana pun keadaannya
Tanpa sedar, kalian mewarnai hidup saya
Terima kasih kerana hadir dalam hidup ini
Namun, mohon..usah tinggalkan saya lagi...


Wednesday, April 15, 2015

Tentang Ikhlas

Bismillah.


Berbicara tentang ikhlas
Saya masih bermujahadah untuk ikhlas
Rasanya kalian juga sama
Ikhlas. Mudah saja diperkatakan
Namun, mempraktikkannya amat payah
Sering saja saya berbisik pada hati
Duhai hati, ikhlaslah..ikhlaslah..
Benar, ikhlas itu umpama seekor semut hitam
Di atas batu yang hitam, di waktu malam yang kelam

Ada ketikanya terasa seperti Allah 'menjentik' hati ini
'Menyedarkan' saya bahawa
Dalam setiap lintasan hati
Dalam setiap apa yang kita fikirkan
Dalam setiap gerak laku
Lakukan semuanya hanya KERANA ALLAH
Ikhlaslah hanya KERANA ALLAH

Dalam hidup ini
Usah diharap pandangan manusia
Usah didamba penghargaan manusia
Usah lakukan sesuatu kerana manusia
Kerana pasti kita akan kecewa
Kerana hakikatnya manusia itu tidak pun tahu menghargai
Sebaliknya, lakukan semuanya IKHLAS KERANA DIA
Kerana, Dia tidak pernah mengecewakan
Jalani saja hidup ini dengan baik
Lakukan yang terbaik untuk diri sendiri
Usah dihirau tentang pandangan manusia 
Sandarkan semuanya HANYA KERANA-NYA
Wallahua'lam.

# tak hidup dengan pujian, tak mati dengan cacian.

Saturday, April 11, 2015

Tentang Cinta

Bismillah.

# sakitnya tu...huhuhu

Pernah tak alami situasi di atas?
Kalau bukan diri sendiri, pasti ada sahabat2 kita yang mengalaminya
Fenomena cinta yang biasa
Tidak dapat tidak, saya mengakui
Ya! sedih..kecewa..marah..putus asa..pasti ada
Tidak salah untuk menangis, itu fitrah
Tapi yang salahnya andai kita tidak mampu bangkit semula dari kekecewaan itu
Carilah hikmah, belajar dari apa yang terjadi
Usah zalimi diri sendiri hanya dek kerana cinta insan yang tak kesampaian
Sedangkan kita mampu dan layak untuk teruskan hidup dengan bahagia

Saya bertemu artikel ini dari blog http://www.nizarazu.com. Hikmah Allah temukan kita dengan orang yang salah

1. ALLAH menemukan kita dengan orang yg salah supaya apabila kita bertemu jodoh yg sebenar, pasti ada rasa syukur kita pada ketentuanNYA.
2. ALLAH  menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat menjadi penilai yg baik. Belajar dari kesilapan.
3. ALLAH menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa kita hanyalah makhluk yg sentiasa mengharapkan pertolongan ALLAH. Allah maha tahu, sedang kita tidak mengetahui.
4. ALLAH  menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat KASIH SAYANG YANG TERBAIK, KHAS UNTUK DIRI KITA, SELAYAKNYA BUAT KITA
5. ALLAH  menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita sedar bahawa ALLAH MAHA PEMURAH & PENYAYANG kerana mengingatkan kita bahawa dia bukanlah pilihan yg terbaik untuk kita dan kehidupan kita pada masa depan…
6. ALLAH sengaja menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita dapat mengutip pengalaman yg tak semua orang berpeluang untuk mengalaminya.
7. ALLAH menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita jadi MANUSIA YG HEBAT JIWANYA.
8.  ALLAH menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita lebih faham bahawa CINTA YG TERBAIK HANYA DISANDARKAN KEPADA ALLAH.
9. ALLAH menemukan kita dengan orang yg salah supaya kita LEBIH MENGENALI KEHIDUPAN YG TAK SELAMANYA KEKAL. Belajarlah erti hidup yang sebenar.
Jika difikir-fikirkan
Ada benarnya fakta itu
Bacalah dengan hati yang terbuka
Semoga Allah hapuskan kesedihan itu
Menggantikan kekecewaan dengan sesuatu yang lebih baik
Yakin, semuanya akan indah pada masanya nanti. 
InsyaAllah.

Friday, April 10, 2015

Pasti Ada Hikmah

Bismillah.

Teringat satu kisah. Kisah yang pernah saya baca ketika zaman kanak2 dulu
Namun, hikmahnya baru saja saya sedari dan yakini

Kisah tentang seorang tok penghulu yang sangat meyakini bahawa setiap yang berlaku dalam hidup ini pasti ada hikmah. Sama ada yang baik atau yang buruk juga ada hikmah.
Dikisahkan suatu hari, kuda2 peliharaan tok penghulu itu hilang
Maka, orang kampung berkata kepada tok penghulu "malangnya nasib tok penghulu..hilang kuda2nya..ishh..ish..ishh.."
Dengan tenang, tok penghulu berkata.. "Tidak mengapa, pasti ada hikmahnya.."

Tidak lama selepas itu, kuda2 peliharaan tok penghulu datang semula. Malah, membawa kuda2 liar dari hutan bersama. Menjadikan kuda tok penghulu bertambah jumlahnya.
Orang kampung malah berkata "Untungla tok penghulu..banyak kudanya.. ~clap hand~"
Tapi tok penghulu kata "Alhamdulillah..belum tentu ia membawa keuntungan. Pasti ada hikmahnya.."

Disebabkan keghairahan melihat kuda2 yang baru dan gagah, lalu satu2nya anak lelaki tok penghulu mencuba untuk menunggang salah satu kuda baru yang paling cantik.
Namun, malangnya..anak tok penghulu itu terjatuh dari kudanya dan tangannya patah.
Orang kampung bersimpati lagi "Kesian tok penghulu. Sudahlah anak lelaki seorang saja, patah pulak tangannya..ishhh ishh ishhh.."
Namun, tok penghulu redha "Tidak mengapa..pasti ada hikmahnya.."

Tiba-tiba datang sekumpulan askar, membawa berita kepada orang kampung bahawa semua anak lelaki dikerahkan turun berperang. Sesiapa yang enggan, akan dikenakan hukuman berat. Semua penduduk kampung berasa risau. Setelah semua anak2 lelaki berbaris untuk dibawa ke medan perang, tiba2 askar tersebut mengecualikan anak lelaki tok penghulu kerana tangannya yang patah.. Dengan rasa penuh kesyukuran..tok penghulu berkata dalam hatinya.."benarlah..semua ada hikmah.."
~tamat~

Cerita ini cerita dongeng lama, tapi sangat saya sukai
Menyedarkan saya bahawa benar..setiap yang berlaku itu pasti ada hikmah
Cuma bergantung kepada kita untuk berfikir dan mencarinya
Usah dipandang sesuatu masalah yang kita hadapi itu semuanya buruk
Usahlah terlalu bersedih andai Allah tidak mentakdirkan sesuatu itu bukan milik kita
Pasti Allah sedang merancang sesuatu yang lebih baik buat kita
Usah pula nikmat2 kesenangan itu menjadikan kita lupa
Boleh saja ianya ujian dari Allah
Kerana semua datang dengan izinNya, lalu kepadaNya juga kita sandarkan segalanya
Baik atau buruk, yakinlah pasti ada hikmah...
Behentilah bersedih, namun usah berhenti bersyukur
Semuanya pasti terasa indah bila saja kita menyedari akan hikmahnya
Wallahua'lam.


Friday, April 3, 2015

Ready or Not?

Bismillah.

Terimbau kembali perbualan dengan seorang kakak beberapa minggu lepas. Usai menghadiri walimah sahabat.

"Yanti, belum mau kahwin?" Tanya Kak Jah. Kak Jah dah kahwin dan anak baby yang comel

"Macam belum sedia ba kak..hehe.." Jawab saya 

"Apa indicator Yanti untuk seseorang itu dikatakan bersedia untuk kahwin?"

"Emm..bagi saya kak, saya mau habiskan study dulu, dapat kerja..da stabil baru lah fikir untuk kahwin. Napa kak?"

"Percaya atau tidak, bagi kak Allah tu lebih tahu tentang diri kita berbanding diri kita sendiri. Mau tahu, kakak dulu sebelum kahwin dengan abang tu, pun mati-mati cakap dengan mamak kak, ndak mau kahwin, belum sedia la apa. Tapi berkat doa keluarga, Alhamdulillah kak bahagia. Dan baru la kak tahu yang kakak sebenarnya boleh menggalas tugas sebagai seorang isteri dan ibu.." 

"Cuba Yanti tengok budak2 kampung kita ni, ramai ja lepas habis SPM dikasi kahwin terus. Cuba tanya dorang waktu tu, dorang da bersedia ka belum. Pasti ramai yang kata belum jugak sebenarnya. Tapi Allah tu Maha Mengetahui. Dia beri sesuatu itu sesuai dengan kemampuan hambaNya.." Cerita Kak Jah panjang lebar.

"Betul jugak kak..tapi rasa macam saya belum capai apa yang saya cari. Entahla kak.." Saya cuma diam. Terkelu sebenarnya

"Jangan risau, sampai masanya nanti Allah akan hantar seseorang untuk Yanti sesuai pada masanya. InsyaAllah.." 

"InsyaAllah..doakan saya ya kak..semoga dipermudahkan semuanya.."

"InsyaAllah Yanti. Doa banyak2, mohon pada Allah pertemukan dengan pasangan yang baik cepat2 hehehe.." Kak Jah tersenyum manis

"Terima kasih kak.." Saya tersenyum malu hahaha..

Jauh di sudut hati, saya masih berfikir tentang hal itu
Sungguh, terasa seperti saya menemui jalan buntu..entahlah
Semoga Allah menyelesaikan semuanya
KepadaNya diserahkan semua urusan hidup ini
Kerana Dia lebih mengerti..Wallahua'lam.


Sunday, March 29, 2015

Cerita Semalam

Bismillah.

Alhamdulillah..hari ini masih ada, syukur pada Tuhan!
Esok lusa belum pasti ada, boleh jadi ada, boleh jadi tiada lagi
Hari ini meninggalkan cerita2 semalam
Benarlah, perkara yang paling jauh dari kita adalah masa yang telah berlalu
Walau sesaat, andai ia berlalu, pasti kita tidak akan mampu mengulangnya

Semalam2, banyak kisah yang tertinggal
Andai semalam ada duka, insyaAllah hari ini bertukar ceria
Andai semalam ada masalah yang bertimpa-timpa, insyaAllah hari ini semuanya berlalu bahagia
Jika dihitung kembali, hingga hari ini
Begitu banyak masalah, kedukaan kita yang telah Allah settlekan buat kita
Malah, hari ini mungkin kita sudah lupa ada doa semalam yang pernah kita rintihkan padaNya semahunya
Sampaikan, hari ini kita mampu untuk menghela nafas lega
Kita juga mampu mengecap ketenangan dan kebahagiaan dunia
Alhamdulillah..
Semua itu atas rahmat dan kasih sayangNya
Yang tidak pernah lupa akan kita, sedang kita selalu lupa akanNya

Duhai yang Maha Pemurah
Agar diri ini tidak lupa untuk bersujud dalam setiap nikmatMu
Agar jiwa ini tidak leka dengan nikmat duniaMu
Kerana diri ini terlalu mudah untuk lupa
Wallahua'lam..


Friday, February 20, 2015

Kosong

Bismillah.

Niat di hati, awalnya ingin mencoret sesuatu di laman ini
Sesuatu yang bermanfaat, kononnya
Tapi, dah hampir sejam saya menghadap laptop
Namun, hati terasa kering, terasa kosong
Mana mungkin, saya mampu menulis jika hati di dalam tidak keruan
Mana mungkin, tulisan itu sampai ke hati jika hati di dalam tidak tenang
Beristighfar..beristighfar..teruslah beristighfar
Semoga Dia mengampuni semuanya
Pinta padaNya agar dilerai segala kekusutan
Pinta jua padaNya agar disucikan hati ini
Jika hati yang ada sudah hitam kelam
Pinta saja dikurniakan hati yang 'baru'
Hati yang tenang, penuh cinta hanya kepadaNya
Wallahua'lam.


Friday, February 13, 2015

Perginya Seorang Murabbi

Bismillah.

Pagi yang syahdu
Awan mendung berarak tenang
Seisi alam seolah meratapi
Perginya seorang murabbi ummah
Pergi buat selamanya

Tiada pertalian darah 
Malah tidak pernah bersua muka
Entah mengapa hati ini pilu akan pemergianmu
Air mata tumpah jua saat Al-Fatihah kuhadiahkan kepadamu
Damailah dikau di sana , wahai murabbi tercinta
Moga Syurga Firdaus jadi milikmu jua..

Dikala Allahyarham Tuan Guru Nik Aziz meninggalkan kita
Begitu ramai hati yang hiba, menangisi pemergian itu
Bagaimana pula saatnya sewaktu kewafatan Rasulullah SAW
Pasti tidak  terungkap dengan kata-kata
Betapa pilunya hati ummat ketika itu
Hinggakan walau beribu tahun berlalu
Hingga kini masih ada air mata yang tumpah 
Saat mengenang pemergian baginda
Allahumma Solli 'ala Muhammad..


Sunday, February 8, 2015

Lupakan Saja

Bismillah.

Dalam hidup saya
Hadir insan2 yang ingin saya ingati sampai bila-bila
Kalau boleh dikenang seumur hidup
Terpahat di hati, mekar di sanubari
Mengingati mereka sahaja, saya sudah tersenyum
Namun, hadir juga insan yang teringin untuk saya lupakan
Malah berharap ia tidak pernah wujud dalam hidup ini
Andai ada button 'delete' dalam kotak memori
Sudah pasti, telah saya delete semua kenangan2 itu
Biar hilang terus, tidak perlu lagi untuk dikenang
Mengingatinya, cuma menyakitkan
Sering kalah dengan air mata


Pejam mata rapat-rapat
Katakan jauh ke dasar hati
Lupakan saja
Lupakan ia
Lupakan semua tentangnya
Usah dikenang lagi
Anggap saja semua itu cuma mimpi
Usah ada air mata lagi selepas ini

Duhai Pemilik Hati
Kuatkan hati ini
Tenangkan hati ini
Redhakan hati ini
Gantikan ia dengan yang lebih baik
Sungguh, Dikau maha mengetahui...

Wednesday, February 4, 2015

Secretive

Bismillah.

Secretive?? Ya, saya seorang yang 'agak' secretive
Saya tidak suka bercerita tentang diri saya pada sahabat2
Apa lagi bercerita tentang kisah hidup saya
Saya jarang berkongsi masalah walau dengan family sekali pun
Saya lebih suka pendam sendiri
Ataupun meluahkan rasa pada cebisan kertas
Kerana bagi saya
Tiada siapa pun boleh tolong saya kalau saya cerita
Lantas saya lebih suka mendengar cerita teman2 berbanding bercerita kisah sendiri

Namun, semakin lama saya semakin sedar
Bahawa hidup ini saya tidak berseorangan
Terkadang saya perlu bersikap lebih terbuka
Teringat pesan seseorang "Its okay to be secretive, but dont too much!"
Benar, sekarang saya akui itu

Baru2 ini saya tiba2 tergerak hati bercerita suatu kisah 
Kisah yang tidak pernah saya ceritakan pada sesiapa
Sahabat itu juga berkongsi kisah berdasarkan pengalamannya
Di akhir perbualan, tiba2 saya rasa tenang
Umpama melepaskan bebanan yang berat yang saya pikul bertahun lamanya

Saya menginsafi
 Terkadang Allah itu menegur kita melalui orang lain
Tidak salah untuk berbincang, berkongsi dengan sahabat2 yang boleh dipercayai
Boleh jadi, teguran, nasihat dari Allah itu disampaikan melalui mereka
Ya, mungkin saya perlu berubah sedikit
Berubah untuk menjadi lebih terbuka dan belajar untuk mempercayai orang lain
Mungkin dari mereka2 itu, saya belajar untuk menjadi lebih matang
Saya perlu sedar, bahawa saya tidak keseorangan.. 
Wallahua'lam.


Sunday, February 1, 2015

Apa Yang Dicari

Bismillah.

Sedar atau tidak
Terkadang dalam hidup ini
Apa yang kita cari itu lah yang kita akan dapat
Lebih kurang sama dengan apa yang kita tanam, itulah yang kita akan tuai
Tanam benih padi, mustahil tuai tomato 
Betul kan? hehe..

Teringat sewaktu saya temankan seorang teman ambil sampel bunga koko 
Dalam hati sebenarnya nak cari pod koko kalau ada
Sebab kajian saya adalah seed koko bukannya bunga koko
Saya cuma menemankan, mana tau kalau2 ada pod koko yang sesuai
Sambil menyelam minum air hehe..
Disebabkan fokus dengan pod, saya tidak perasan bunga koko
Saya asyik tengok bunga koko tu tak banyak
Tapi teman saya itu jumpa banyak bunga koko
Baru saya sedar, sepatutnya saya perlu fokus untuk mencari bunga koko terlebih dahulu
Sebab itu tujuan utama saya 
Mencari pod koko itu cuma sampingan
Lalu, saya fokus betul2 mencari bunga koko
Then, ya rupanya di dahan2 pokok itu ada banyak bunga yang sesuai 

Begitu la..sifir hidup barangkali
Rupanya jika kita inginkan sesuatu
Tetapkan fokus dalam mencari
Betulkan niat
Jangan terpesong
InsyaAllah..kita akan dapat apa yang kita cari sebenarnya
Andai ingin berjaya
Fokuslah mencari jalan untuk menggapainya
Andai ingin mendapatkan sesuatu
Fokus, betulkan niat dan usahalah ke arahnya
Selebihnya tawakal dan doa

SET YOUR GOAL
PLAN AHEAD
DO ACCORDINGLY


Sunday, January 25, 2015

Hasad Hati

Bismillah.

Salah satu keadaan yang paling saya benci dalam diri saya
Adalah bila mana tiba-tiba terdetik dalam hati perasaan dengki dan iri hati terhadap orang lain
Kata sesetengah orang, "that's normal feelings. sometimes we can't deny it"
And others also said, "Huhhh!! how come you feel jealous? you are terrible!!"
For me, Yes! jealousy is very terrible, worst ever..


Hinggakan, bila mana perasaan itu hadir, terasa ingin terjun bangunan
Atau, belah dada ini, keluarkan hati, berus guna berus kuali, biar bersih hati itu
Sungguh, saya sangat membenci perasaan itu
Namun, apa boleh buat
I'm only human..ordinary human

Hasad, cemburu, iri hati 
Mungkin boleh dikatakan semua manusia pernah merasainya
Kerana kita tidak maksum
Cuma apa yang boleh kita lakukan adalah Muhasabah diri
Bila perasaan itu hadir
Istighfarlah segera
Banyakkan taubat
Jangan biarkan perasaan itu memakan diri, memamah hati
Usah biar rasa itu berkembang dengan suburnya dalam diri
Mujahadahlah agar dijauhkan dari mazmumah itu
Berdoalah moga-moga diberi kesucian hati

Pesan pada diri
Usah dikisahkan tentang orang lain
Pandanglah insan lain dengan pandangan kasih sayang
Andai insan lain itu banyak lebihnya
Berdoa saja agar Tuhan mengurniakan kita nikmat itu
Andai insan itu lebih berjaya
Jadikan ia motivasi agar terus berusaha meraih kejayaan sepertinya
Pasak dalam hati
Rezeki, jodoh, hidup dan mati setiap insan itu
Telah tercatat dalam Luh Mahfuz
Usah resah, berkeluh kesah
Kerana Dia itu pasti maha mengetahui
Maha adil dan maha kaya
Pinta saja padaNya
Serahkan semua padaNya
InsyaAllah hati pasti kan tenang
Wallahua'lam.

Tuesday, January 20, 2015

Lihat dan Fikir

Bismillah.

Apa yang kita lihat
Dengan apa yang kita fikir
Terkadang berbeza
Lain orang lain juga cara ia berfikir tentang apa yang dilihatnya
Bukan apa yang kita lihat itu penting
Tapi bagaimana cara kita melihat sesuatu itu lebih penting. Percayalah.

Teman 1: "Eh, kesiannya Minah tu makan di KFC sorang2. Kalau aku memang takkan makan sorang2 la. Macam kesian je, mesti dia tak da ramai kawan"

Teman 2: "Tak pa la makan sorang2. Bagi aku Minah tu seorang yang hebat, berdikari. Boleh buat sesuatu tu sorg2, tanpa bergantung dengan orang lain"

See???
Situasi yang sama, tapi cara berfikir yang berbeza
Apapun yang kita lihat
Pandanglah dari kaca mata yang positif, optimis bukan pesimis
Saya teringat satu kisah
Kisah seorang adik beradik kembar, yang membesar bersama, pendidikan juga sama
Namun, ibu bapa mereka sering bertengkar. Si bapa sering saja menerajang si Ibu. Pemabuk
Anak kembar itu menyaksikan segalanya
Sehinggalah saat si ibu akhirnya meninggal dunia kesan penderaan si bapa
Setelah beberapa tahun berlalu
Anak kembar itu juga telah dewasa
Si abang ditemui mati di bawah jambatan, dipercayai dibunuh.
Si abang penagih dadah, peragut, persis si bapa
Namun, si adik membesar menjadi seorang peguam syariah yang beriman
Menabur bakti kepada masyarakat
Membantu menyelesaikan permasalahan kekeluargaan

Jika ditanya kepada kepada mereka
Si abang melihat kisah silamnya sebagai titik hitam
Menyesali akan keadaan keluarga yang tidak harmoni
Lantas, melampiaskan kemarahan dan dendamnya
Mewarisi cara si bapa
Si adik pula melihat kisah silamnya sebagai pengajaran
Dia ingin merubah hidupnya
Supaya kelak anak-anaknya tidak merasa apa yang dilaluinya
Lantas, berazam menjadi insan yang baik

Begitulah hidup ini..
Semoga kita menjadi insan yang positif
Jadilah seperti lebah
Yang hanya menghisap madu yang manis
Memandang bunga-bunga yang cantik
Jangan jadi seperti lalat
Yang dipandangnya hanya kekotoran


Monday, January 19, 2015

Ujian

Bismillah.

Seorang sahabat mengeluh
Tentang hidup yang tidak pernah terasa senang
Kalau senang pun cuma sekejap
Pasti akan datang badai menduga
Jarang sekali hidup ini seronok, indah, tertawa selamanya
Pasti ada terselit duka, tangis air mata

Benar, begitulah hidup ini
Sering saja dilanda gelora
Setiap manusia itu lain ujiannya
Ada yang diuji dengan kemiskinan
Ada yang diuji dengan kesakitan
Tidak kurang yang diuji dengan kehilangan, musibah
Malah ada juga yang sering diuji dengan masalah hati
Begitulah..lain orang lain hidupnya

Namun, apa yang pasti
Walau apa pun ujian yang dihadapi
Ujian itu tanda Allah ingin berbicara kepada kita
Bahawa Dia ada..Dia yang berkuasa atas segala apa yang kita ada
Jangan pandang ujian itu satu kelemahan
Sebaliknya pandanglah ujian itu sebagai latihan untuk kita terus kuat menghadapi hidup

Bagi saya, dalam hidup ini
Bukan sebesar mana masalah itu dalam hidup
Tapi yang paling penting bagaimana kita menghadapinya
Sejauh mana kita mengambil iktibar dari setiap masalah yng dihadapi
Siapa kita selepas berlalunya sesuatu ujian itu
Adakah kita menjadi seorang yang lebih kuat
Ataupun kita menjadi semakin lemah
Adakah kita menjadi lebih dekat denganNya
Ataupun kita semakin kufur, jauh dariNya

Pesan pada diri
Jika masalah datang lagi, walau sebesar mana pun ia
Katakan dalam hati bahawa Allah itu lagi besar
Kita ada Dia yang memiliki segalanya
Semoga segalanya dapat kita tempuh
Menjadikan kita insan yang lebih baik
Malah mampu memberi inspirasi, kekuatan kepada insan lain
Kerana yakinlah disetiap perkara yang datang kepada kita
Walau sekecil perkara jua
Pasti terselit hikmah, ibrah, tazkirah
Mutiara buat kita sepanjang mengharungi jalan ini..


Wednesday, January 7, 2015

2015

Bismillah. Alhamdulillah.

Tahun baru datang lagi..2015
Selamat tinggal 2014
Jika direnungkan kembali sejarah 2014
Terlalu banyak yang berlaku dalam hidup kita
Namun apalah ertinya semua yang berlaku andai kita tidak tahu menilai
Nilailah kembali setiap apa yang berlaku dalam hidup
Semua itu ada hikmah
Tarbiyah buat kita
Supaya terus berusaha, mujahadah memperbaiki diri

Jika ditanya apa azam tahun baru
Pastinya ingin yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya
Peningkatan amal seiiring dengan peningkatan usia
Semoga tahun ini mampu kita harungi dengan tabah
Usah disangka panas hingga ke petang
Kerana terkadang ada gerimis di tengah hari
Semoga tahun ini membawa kebahagiaan dan ketenangan kepada kita
Menjadikan kita insan yang lebih matang dalam mengharungi hidup
Teruskan melangkah hingga saatnya langkah itu terhenti jua
Semoga redha Allah mengiringi setiap langkah kita semua..

2015..keep move on insyaAllah..

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...